Revolusi Industri 4.0 dan Persaingan Tenaga Kerja

Posted by

Revolusi Industri 4.0 dan Persaingan Tenaga Kerja

Penguasaan terhadap teknologi menjadi suatu syarat yang harus dipenuhi. Perlunya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pelatihan bersama pelaku industri untuk kebutuhan kompetensi.

Di tengah persaingan global dan perkembangan teknologi yang pesat, tenaga kerja Indonesia dituntut untuk mampu menguasai teknologi informasi. Tenaga kerja Indonesia harus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap kebutuhan pasar kerja yang saat ini semakin kompetitif, terutama penguasaaan teknologi informasi, dan pengembangan ide atau inovasi.

Teknologi baru muncul dan berkembang membawa perubahan bagi model bisnis tradisional, namun di sisi lain menjanjikan potensi baru bagi mereka yang mampu beradaptasi dengan cepat. Perubahan teknologi ini mengubah bagaimana cara bisnis beroperasi, bagaimana menciptakan produk, merampingkan proses, dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Sangat penting untuk menerima perubahan dan mengupgrade sistem lama dan proses manual menuju inovasi baru. Bahkan, penerapan teknologi mutakhir ini tak lagi hanya milik perusahaan besar, tapi juga diadopsi atau diakses oleh bisnis kecil. Tren ini tidak hanya memberi tantangan baru bagi tenaga kerja, namun juga bagi pihak pemimpin dan manajemen. Dunia bisnis harus memikirkan kembali metode operasi mereka dan bagaimana menyediakan pelatihan bagi tenaga kerja. Saat ini, organisasi yang menyediakan pembelajaran dan pengembangan menjadi pilihan tempat favorit bagi tenaga kerja.

Kualitas dan kemampuan para tenaga kerja harus semakin berkembang karena kualifikasi tenaga kerja yang siap bersaing juga semakin meningkat. Sebagai contoh, jika dulu tenaga pemasaran harus memiliki kemampuan komunikasi langsung dengan konsumen, saat ini mereka juga harus memiliki kemampuan pemasaran melalui media sosial, platform digital e-commerce atau marketplace.

Revolusi Industri 4.0 merupakan suatu era yang melanda seluruh bangsa di dunia. Ada empat teknologi yang akan mendominasi pada tahun 2018-2022, yaitu High-Speed Mobile Internet, Artificial Intelligence, Big Data Analytics, dan Cloud Technology.

Dominasi teknologi tersebut menjadi suatu tantangan tersendiri bagi seluruh tenaga kerja di dunia. Saat ini bangsa Indonesia juga dihadapkan dengan Revolusi Industri 4.0 dan persaingan tenaga kerja yang menuntut sumber daya manusia yang unggul dan handal.  Penguasaan terhadap teknologi menjadi suatu syarat yang harus dipenuhi.

Baca juga :  Kartu Prakerja Membuat Pentingnya Reskilling dan Upskilling Tumbuh Menjadi Kesadaran Bersama

Seiring dengan itu Kemnaker RI punya strategi jitu untuk bisa berperan dalam proses link and match pasar kerja yang mengedepankan penggunaan teknologi. 

  1. Penyiapan kompetensi baru agar tenaga kerja Indonesia dapat bersaing secara global.
  2. Mengoptimalkan proses magang untuk menambah pengalaman kerja. 
  3. Peningkatan kemampuan soft skills dan produktivitas kerja. 
  4. Melakukan redesign  kurikulum dengan pendekatan human digital skills. Sebab proses otomatisasi dan digitalisasi akan menjadi tonggak utama kegiatan industri di era kenormalan baru. 
  5. Mengoptimalkan proses kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pelatihan bersama pelaku industri untuk kebutuhan kompetensi, bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo. **